Penggunaan Oli Diesel/Oli Mobil Pada Sepeda Motor,Sebuah Perdebatan Yang Tak Kunjung Usai!

IndoRide.com – Assalamualaikum brosist,salam geber sampai redline!!

Oli mobil di motor??

Oli mobil di motor??

Penggunaan oli mesin Diesel dan mesin bensin Mobil pada sepeda motor akhir-akhir ini sedang ngehits nih brosist. Mungkin memang sudah dari dulu ngehits,tapi saya baru tahu akhir-akhir ini. Oli diesel dan oli mobil ini dipercaya oleh sebagian orang yang mengaku dirinya ‘sesat’ untuk melumasi bagian dalam mesin motornya. Oli-oli yang digunakan untuk truk/mobil ini,dianggap memberikan efek yang cukup signifikan kepada sepeda motornya.

Yang antara lain menjaga suhu mesin agar selalu optimal,mendapatkan peningkatan performa dengan harga oli yang minimal,lalu tentu saja sesuai misi awal yaitu Long Drain,alias interval waktu pemakaian sang oli didalam mesin haruslah cukup lama,atau bisa bertahan lama,sehingga bisa menyelamatkan lingkungan dengan lebih sedikit oli yang dibuang..

Logo LDIC Kaskus

Logo LDIC Kaskus

Para suhu di grup oli ‘sesat’ ini,tentu sudah melakukan berbagai research dan dilakukan oleh orang yang bisa saya bilang cukup ahli. Mereka meyakini,bahwa oli mobil/oli diesel dengan oli motor itu sebenarnya sama-sama bisa dipakai di motor. Hanya,ada sedikit persyaratan yang harus dipatuhi ketika ingin belajar sesat,seperti ada beberapa oli yang tidak bisa dipakai oleh motor kopling basah,karena ada kandungan yang bisa membuat selip kopling.

Lantas,apakah semua setuju dengan hal ini? Tidak. Anggap saja,saya dalam posisi netral disini. Banyak yang menganggap,bahwa penggunaan oli mobil maupun oli mesin diesel,akan merusak mesin dengan karakternya yang tidak kuat digeber di putaran mesin tinggi,lalu karakter oli yang lebih kental,dan sebagainya. Tentu selalu ada pro dan kontra di setiap tindakan.

Banyak juga yang berujar,bahwa memakai oli yang tidak dianjurkan (untuk motor),dapat membuat motor menjadi rusak,dan part-partnya jadi tidak awet seperti saat memakai oli motor tuh brosist. Ada pula yang meyakini,bahwa putaran mesin motor yang bisa menyentuh angka belasan ribu rpm,tak akan kuat dibendung oleh oli mobil maupun oli mesin diesel,yang rata-rata hanya berputar dibawah 10 ribu rpm. They said…

Prima XP,oli mobil tapi kok ada API Servicenya?

Prima XP,oli mobil tapi kok ada API Servicenya?

Adalagi argumen,bahwa oli yang harus dipakai kedalam mesin motor itu harus memenuhi standar JASO MA untuk motor kopling basah/manual,dan JASO MB untuk motor kopling kering/matic,tak lupa harus juga menyertakan API Service di botolnya. Sertifikasi ini dianggap wajib bagi sebagian orang,agar motornya tetap aman dan tidak mengalami slip kopling. Please correct me if i wrong.

Namun yang tetap diyakini oleh punggawa-punggawa alias Suhu di grup LDIC alias Long Drain Interval Community ini,bahwa sebelum tahun 90an itu tidak ada sertifikasi semacam JASO ataupun API Service,dan kandungan dari oli motor maupun mobil dan diesel itu sebenarnya identik. Hanya saja,oli mobil dan oli diesel didesain lebih durable dan lebih tahan terhadap panas,serta memberi performa yang lebih baik.. Please correct me again if i wrong.

oli fastron oli fastron dies oli rimula oli mobil delvacIMG_20150418_063657

^beberapa oli sesat favorit

Nah,diantara perdebatan yang sering saya pantau di grup-grup motor,banyak pro dan kontra ketika ada seseorang yang membuat status tentang oli sesat. Tak jarang,mereka beradu argumen hingga berkata-kata kasar.. Milih oli kayak jaman pemilihan presiden aja nih,hehe.

Yang namanya sesuatu yang baru,terobosan baru,pastinya ada yang setuju,dan ada juga yang tidak setuju ya brosist. Setuju ikutin,gak setuju tinggalin,kira-kira begitulah mungkin bijaknya yang bisa kita lakukan. Gak perlu sampai jotos-jotosan dan adu urat berlebihan saat ngomongin oli.

Saya mungkin gak akan bahas soal spesifikasi teknis dari oli-oli tersebut,dan bagaimana kerjanya didalam mesin. Maklum,bukan lulusan otomotif maupun kimia,jadi kurang ngerti bahas ginian. Untuk referensinya sendiri,saya lebih suka baca di internet soal spesifikasi oli-oli yang jadi perdebatan tersebut. Dan,membaca-baca sedikit tentang sertifikasi yang disematkan pada oli-oli tersebut.

So,what is your choice brosist? Saya sendiri sudah mencoba menggunakan oli sesat ini di dua kuda ‘plastik’ kesayangan saya,yakni si Kebo Yamaha Byson dan Evita Revo 100. Hasil reviewnya,brosist bisa lihat di artikel-artikel ini ya..

Berawal dari kekecewaan saya terhadap oli motor yang rasanya kurang greng,apalagi performa yang dihasilkan oleh si Revo saat itu,sudah sangat loyo bila menyentuh 1000km lebih dengan oli motor buatan si Kerang Kuning. Atas dasar kecewa,dan nekat juga (belum puas kalau belum coba),akhirnya saya beranikan diri untuk tuang oli diesel ke si Revo. Yah maklum,namanya anak kuliahan,selalu pengen yang enak tapi cari yang paling murah. XD.

Meditran SX,mantep juga ya!

Meditran SX,oli diesel yang saya pakai di Evita dan si Kebo

Perdebatan tentang oli diesel/oli mobil pada sepeda motor ini sampai sekarang masih panas ketika jadi sebuah topik di grup motor. Tentunya ada plus dan minus dari semua hal baru yang kita coba ya brosist. Saya disini mencoba netral,tidak memojokkan satu pihak manapun. Hanya share sedikit pengalaman yang mungkin bisa jadi referensi untuk brosist sekalian.

oli motul

Nih oli motor mantab,kemungkinan long drain juga besar. Cuma ya harganya itu… 😦

Kalau di grup LDIC Facebook yang saya ikuti sih,kabarnya memang welcome untuk semua user oli tuh brosist. Asal,bisa long drain,gak melulu harus HDEO/PCMO,asal bisa bertahan cukup lama di mesin,they are the resources savers! :D.

So,gimana brosist? It’s your choice..Kalau saya saat itu memang sudah nekat dan penasaran,jadi resikonya tetap ditanggung sendiri ya! Sampai saat ini sih,resiko yang saya dapat cuma sering ganti kampas rem sama ban cepet gundul karena pakai oli sesat.. Ada pengaruhnya kah???

oli sesat 2 oli sesat

^Mesin dibelah setelah memakai oli sesat.

Apapun olinya,semoga tetap bisa digeber sampai redline,kayak kalimat pembuka di blog yang gak jelas ini.. :D. Jangan sampai pecah belah semata hanya karena oli.. Brotherhood is no limit! Kata para bikers diluar sana.. :mrgreen:. Sekali lagi,please correct me if i wrong. Jika ada kesalahan tulisan maupun kesalahan apapun,tolong dikoreksi ya brosist..

Thanks for reading and sharing,please leave your comment below here,and see you on the next article.

Wassalamualaikum.

Written by Alki Rahmatullah

Follow me on..
Whatsapp : 08892377086
Facebook Fanspage : Indoride.com
Facebook : Alki Rahmatullah
Twitter : @alkirahmatullah
Gmail : rahmatullahalki@gmail.com

Advertisements

32 thoughts on “Penggunaan Oli Diesel/Oli Mobil Pada Sepeda Motor,Sebuah Perdebatan Yang Tak Kunjung Usai!

  1. pake r4x setelah sekian lama pake oli pabrikan
    walaupun begitu ganti olinya tetep seperti pake mco
    gagal long drain dong?
    biarin… gak tegaan saya orangnya 😛

    Like

  2. Ane juga pake fastron diesel di njmx sejak kilometer baru 2ribu, nyampe sekarang masih bagus2 aja sih, ngoahahaha

    Like

  3. aneh, masalah oli saja ribut. aku dari kecil selalu pakai oli mobil karena orang tuaku juga begitu, gak ada kejadian motor rusak atau slip kopling. malah menurutku kualitas oli motor itu downgrade dari oli mobil. zaman dulu pertamina belum ada oli khusus motor, pertama keluar enduro motor aku penasaran mencoba di prima dan gl100, ternyata ga enak akhirnya balik lagi ke oli mobil sampai sekarang,,

    Like

  4. Pingback: Review Pemakaian Oli ‘Sesat’ Meditran SX Setelah 3500KM,Lumayan Performanya.. | Indoride.com

  5. Pingback: FIrst Impression With Yamaha Xmax 250 ; Besar,Bengis,Bagasinya Bisa Muat Anak 5 Tahun! (Plus Gallery) | Indoride.com

  6. Pingback: Kopdar Bareng Komunitas “Oli Sesat” LDIC di MotoFest IMOS 2016,Gokil! | Indoride.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s