Latihan dan Asah Bakat Fotografi Bersama Sahabat Mr. HGP, Memaksimalkan Smartphone!

IndoRide.com – Assalamualaikum brosist, salam geber sampai redline!

Bro, saat ini fotografi ponsel merupakan hal yang sangat menarik untuk dibahas. Sebab, ponsel bisa dibilang adalah sebuah alat serbaguna yang saat ini menjadi andalan kita untuk berbagai macam keperluan. Salah satunya adalah memaksimalkan teknik fotografi ponsel agar mendapat hasil terbaik. Selama ini kita ketahui, atau bahkan kita rasakan bersama, kualitas kamera ponsel yang kurang baik seringkali menjadi alasan untuk tidak memaksimalkan hasil foto.

Nah, untuk memperkaya ilmu serta bakat masyarakat Jawa Barat di bidang fotografi, PT Daya  Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat kembali menggelar acara bertajuk “Bersama Sahabat Mr. Honda Genuine Parts (HGP), Kembangkan Potensi Diri 2” di Cafe Hara, Bandung pada hari Sabtu 12 Oktober 2019 nih Brosist.

Bersama Mr. HGP!

Acara ini diikuti sebanyak 20 peserta konsumen setia Honda di Jawa Barat. Gak kalah, Blogger juga pengen ikutan dong! Hehehe.. maklum, Blogger D’Gujubar pastinya pada penasaran dengan memaksimalkan foto pada smartphone.

Pada tahun ini, DAM menghadirkan pembicara yang kompeten di bidang Fotografi yaitu Angin Photoschool Bandung sebagai Sekolah Foto di Bandung yang sudah ada sejak tahun 2007 yang akan berbagi pengalamanannya kepada seluruh peserta.

Cahaya dan komposisi, paling penting dalam fotografi ponsel!

Kali ini saya juga akan share sedikit mengenai pembahasan fotografi ponsel ini bro. Dalam fotografi ponsel, Kita memang dibatasi oleh settingan2 ala kamera professional. Namun, hal inilah yang justru menjadi keunggulan karena kita tinggal memaksimalkan potensinya saja dan tidak usah disetting lebih lanjut. Paling penting, kita harus melihat bagaimana cahaya dapat sangat mempengaruhi hasil foto lewat ponsel.

Dijelaskan lebih lanjut, cahaya ada dua tipe. Yang pertama cahaya keras, artinya cahaya yang langsung menyorot benda yang akan difoto. Kedua cahaya lembut, cahaya yang tidak langsung mengenai benda alias sudah terkena filtrasi terlebih dahulu. Masing-masing bisa digunakan untuk keperluan tersendiri. Contohnya, cahaya keras bisa digunakan untuk memotret benda yang terkesan maskulin. Pas buat motret barang semisal untuk adventure, sports, atau benda lain yang berkaitan dengan kegiatan ekstrem.

Kedua adalah cahaya lembut, contohnya untuk memotret produk atau benda dengan image soft, lembut, santai, dan terkesan kalem. Cahaya yang tidak langsung mengenai benda membuat benda tersebut terkesan lebih kalem dan tidak menonjol, namun tetap keren dilihat.

Perhatikan komposisi

Ada banyak sekali komposisi dalam fotografi. Namun, yang paling umum dan paling mudah diterapkan adalah Rule of Third. Dijelaskan oleh mba Merry Kaban sebagai pembicara dari Angin Photoschool, komposisi menjadi sangat penting untuk memperlihatkan sebuah foto yang biasa menjadi tidak hanya bagus, namun juga “enak dilihat”.

Singkatnya, Rule of Third membagi foto menjadi tiga bagian vertikal/horizontal yang terbatas oleh garis pembagi. Nah, untuk membuat foto terlihat lebih “berisi”, ada baiknya kita tempatkan benda/objek berada di salah satu garis yang ada di layar kamera/smartphone. Tempatkan 2/3nya sebagai tempat untuk objek, dan 1/3nya untuk pemandangan atau background yang membuat foto terlihat lebih menarik.

Saya mencoba mempraktekkannya, dan memang cukup menarik nih bro. Sebab, foto menjadi keliatan lebih teratur dan keren dengan komposisi objek dan background yang pas 😁. Tapi sayang banget nih, saya ga menang lomba foto yang diadakan oleh tim MR. HGP dan Angin Photoschool, karena fotonya masih kurang unik dan berkarakter. Wkwkwk.. harus banyak latihan 😁

General Manager Parts Sales, Marketing & Logistic DAM, Ferdy Sukmawidjaja mengatakan saat ini fotografi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, terlebih lagi sejak munculnya era digital dan berkembangnya media sosial. Acara ini merupakan program social entrepreneurship yang ditujukan untuk memberikan manfaat sosial yang lebih luas kepada para peserta khususnya masyarakat di Jawa Barat.

“Acara ini juga menjadi salah satu agenda tahunan yang secara rutin dilaksanakan oleh DAM sebagai  wadah untuk menyalurkan minat mereka agar mereka dapat mengembangkan potensi diri masing-masing,” ujar Ferdy.

Peserta yang mengikuti acara ini dikenal sebagai Sahabat Mr. HGP, mereka dapat melakukan pendaftaran melalui media sosial Instagram @HondaPartsJabar dan mereka akan mendapatkan langsung pembekalan yang end-to-end untuk memastikan program ini berkelanjutan dan tidak berhenti sampai di workshop saja namun menjadi bermanfaat bagi mereka ke depannya.

Mang Wisnu Viwimoto menang lomba foto!

Tak hanya sekedar pembekalan ilmu fotografi, para peserta juga diajak langsung mencoba mempraktekan teknik pengambilan gambar menggunakan smartphone dengan penguasaan teknik fotografi yang benar, sudut pengambilan yang pas, dan pencahayaan yang tepat serta fokus yang tepat dengan objek berupa Honda Genuine Parts dan Honda Genuine Accessories.

Komposisi apakah ini?

Saya pun ikutan, dan seperti yang sudah dituliskan tadi, saya belum berkesempatan untuk menang nih bro.. Sayang sekali 😀 . Walau begitu, salah satu teman blogger yakni mang Wisnu Viwimoto berhasil memenangkan juara 2 dalam perlombaan ini. Wah, mewakili rekan blogger lah yaa! :D.

Alhamdulillah, terimakasih PT. DAM yang sudah memfasilitasi acara ini, jadi lebih paham dan bisa lebih memaksimalkan kamera yang sudah ada di smartphone kesayangan. Benar kata orang bijak, kamera terbaik adalah apa yang kalian punya! :D.

Semoga berguna!

Jangan lupa follow media sosial saya lainnya untuk bersilaturahmi..

Instagram : @indoride
Facebook Fanspage : Indoride.com
Facebook : Alki Rahmatullah

Twitter : @alkirahmatullah
Gmail : [email protected]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*