Site icon INDORIDE.COM

Review Pemakaian Oli Sesat Setelah 500 Kilometer di Honda Revo 100,Bagaimana Impresinya?

ARblog – Selamat malam brosist semua.. Oli mobil baik oli diesel maupun oli mobil bensin sejatinya memang diperuntukkan untuk keperluannya masing-masing. Dan pemakaian oli mobil ini untuk di motor selalu menjadi perbincangan panas yang tak henti-hentinya diperdebatkan oleh para suhu atau sesepuh yang tentu menguasai ilmu-ilmu tentang perlendir oli-an ini..

Nah,kira-kira 1 bulan yang lalu,tepatnya tanggal 19 April 2015,saya memberanikan diri untuk memasukkan oli mesin diesel ini ke dalam jeroan mesin motor saya,yakni si Evita,Honda Revo 100 tahun 2008 yang telah menempuh perjalanan kurang lebih 50000km selama hidupnya mengaspal di jalanan.

KM saat dicekokin oli sesat..
Saat 500km..

Baca Juga : Akhirnya Mengaplikasikan Oli Sesat Ke Honda Revo 100,Bagaimana Impresi Awalnya?

Nah,dengan modal nekat dan penasaran yang luar biasa tersebut,saya akhirnya berani untuk melakukan eksekusi tersebut. Jujur,saat itu saya merasa deg-degan. Deg-degan dengan memikirkan motor saya yang sudah cukup berumur saat dicekokkan oli sesat tersebut,deg-degan karena berfikir resiko yang akan ditanggung kedepannyda,dan deg-degan lainnya yang mendera saya saat melakukan eksekusi tersebut.

“Ah,harus berani ambil resiko! Gimana mau tahu kalau belum dicoba!” Begitulah kira-kira saya menyemangati diri saya saat itu. Dilakukanlah eksekusi dengan berbagai pertimbangan,dan jreng! Saat ini,oli diesel tersebut sudah nangkring di jeroan mesin si Evita kurang lebih 500km.. Yang ditunggu-tunggu nih,Bagaimana sih,impresinya ketika dipakai selama 500 kilometer tersebut??

Awesome! Ya brosist. Oli diesel bermerk Meditran SX yang saya cekokkan ke jeroan tubuh si Evita ini bahkan bisa membuat saya terkagum-kagum akan performanya. Rasanya,di 500 kilometer pertama ini performanya bahkan mengalahkan performa oli yang saya pakai sebelumnya,yaitu Shell AX7.

Meditran SX,mantep juga ya!

Memang,di 200 km pertama belum terlalu terasa khasiatnya brosist. Karena mungkin,oli diesel yang mengandung zat semacam deterjen ini sedang merontokkan gram-gram yang menempel di dalam mesin yang sudah menahun.. But,i don’t really care about that! Motor saya jadi tambah enak semenjak pemakaiannya 200 km keatas. Dan pastinya,mesin jadi tambah adem saat menggunakan oli ini. Saya juga nggak tahu pasti kenapa mesin jadi lebih adem dan lama panasnya.. Perpindahan transmisi juga lebih halus di 500km pertama ini.

Pertamina Meditran SX

Konsumsi BBM? Hmm,agak sulit bagi saya menilai ya brosist.. Karena memang kondisi motor saya yang sudah mulai berumur dan juga style berkendara saya yang stop n go! membuat konsumsi BBMnya menjadi fluktuatif,tak menentu.. Untuk bbm Pertamax dengan style stop n go seperti itu,masih bisa mendapatkan konsumsi bbm sebanyak 30-35 km/liter,dengan kondisi panas dan juga macet-macetan brosist.. Khas traffic dalam kota.

Saat dicek warna oli pun masih dalam batas wajar,yaitu kuning kecoklatan. Tandanya oli masih layak untuk dipakai beberapa ratus km kedepan. Ya bisa dimaklumi oli jadi cepat menghitam,karena mungkin kerak didalam mesin si Evita sudah tak terkira lagi tebalnya XD.

Ya,lagi-lagi,saya tidak berafiliasi dengan brand oli manapun,atau perusahaan manapun (meski gak munafik kalau ada yang sponsorin XD *skip*). Jadi,pemakaian oli sesat ini adalah murni keinginan saya,murni review dari saya,tanpa ada paksaan dari siapapun atau dari manapun.. Jadi saya harap review ini netral yaa brosist. Semoga bisa mencerahkan bagi brosist sekalian yang masih bingung tentang lendir sesat oli diesel/bensin di motor..

Okay,thanks for reading and sharing. Leave your comments here,and see ya on the next article..

Wassalamualaikum.

Exit mobile version