Test Ride dan Review Suzuki Nex II 2018, Disiksa Riding AKAP! Shocknya MANTAP Euy!

Begini kira-kira... tadi gak foto ergonominya wkwk

IndoRide.com – Assalamualaikum brosist, salam geber sampai redline!

Brosist, akhirnyaaa… Lega IndoRide mengucapkannya, finally saya dapat merasakan riding bareng skutik entry level terbaru dari Suzuki, yakni Suzuki Nex II 2018! Setelah menunggu selama beberapa bulan, akhirnya hari ini tanggal 12 Juli 2018, saya bersama kawan-kawan blogger dari Jabodetabek menutup rangkaian launching dan test ride Suzuki Nex II di Indonesia. Spesial, karena city riding yang ditempuh kali ini lumayan banget, sekitar 50km, antar kota antar propinsi, berbagai kontur jalan dan situasi! Josss… Setelah lama penasaran banget sama performa, ergonomi, dan kenyamanan dari motor terbaru Suzuki ini! Pasti brosist penasaran juga kan? wkwkwk…

Ahirnyaaa, bisa test ride Nex II!

Akhirnya saya bisa ngerasain gimana sih, rasanya riding pake motor matic sejauh 50km ini. Bisa disebut riding AKAP nih ya, karena beda kota dan beda provinsi wkwkkw.. Jakarta ke Tangerang Banten. First Ride dan langsung menempuh jarak yang bisa dibilang cukup valid untuk dilakukan test review dan impresi berkendara dari berbagai situasi jalanan. Jalur perkotaan dipilih Suzuki, tentunya di kondisi jakarta jam 9 pagi, yang harus lebih banyak ngelus dada.. Hahaa! Tapi disinilah serunya, jalur Kemang-Fatmawati-Pondok Cabe-Pamulang-BSD-Alam Sutera! Mayan kan?

Gazz riding, dah ganteng! Wkwkwk

Riding dimulai jam setengah 10 pagi, dengan start di Foodism Cafe kemang. Di jalan Antasari, situasi lalin padat lancar, memasuki fatmawati juga sama. Lewat jalur Cirendeu-Pondok Cabe, jalanan padat dan ada beberapa titik kemacetan yang bisa dijadikan test Stop n Go mesin Nex II terbaru ini. Lanjut lagi sampai Pamulang dan BSD mayoritas jalanan lengang, di BSD bisa sedikit test speed walau gak maksimal hehe…

Nih motor yang saya pake! Nomor 9 tepatnya…

Motor yang saya pakai adalah Suzuki Nex II Standart warna Putih dengan livery biru nih brosist. Jadi gak ada fitur USB Charger dan lampu LEDnya hehe.. Tapi ok lah, yang mau ditest kan soal performa ergonomi dan kenyamanannya! Untuk kilometer sendiri, mulai dari Kemang adalah 112 km! Masih gress la ya..

Lanjut yuk, udah pada penasaran kan? Yuk simak ulasan IndoRide.com tentang Suzuki Nex II 2018 ini brosist!

Review Lengkap Suzuki Nex II IndoRide.com

Ergonomi

Begini kira-kira… tadi gak foto ergonominya wkwk

Bahasan awal soal Ergonomi nih brosist. Mungkin brosist bisa lihat bahasan awal saya tentang ergonomi di artikel yang sudah diposting sebelumnya.. Nah kali ini ada review aktualnya saat dibawa riding! Pertama naik, rasanya gak begitu beda saat saya hadiri perilisan pertamanya bulan April lalu. Ergonomi khas matic entry level yang tegak, dan cukup nyaman. Jarak antara dengkul dan dek juga masih sangat oke berkat dek yang diklaim oleh Suzuki lebih luas di Nex versi terbaru ini.

Baca juga :

Saat lomba slalom tadi… gini dah kira kira!

Sayangnya, tetap, problemanya adalah motor masih terasa kecil banget bagi saya yang tingginya 180cm dan berat… ahsudahlah, pokoknya segitu. Ditambah dek bawah yang rasanya tidak cukup lebar, jadi kaki harus menapak agak keluar. Sebenarnya untuk menyimpan tas sudah cukup nih, tapi tetap kaki harus menapak agak keluar supaya bisa menjejak di dek rata Suzuki Nex II ini.

Jok tinggi, dek cukup luas

Jok Suzuki Nex II terasa cukup tinggi, untuk busa sendiri saya rasa standar matic entry level nih brosist. Gak terlalu keras tapi gak bisa dibilang empuk juga. Yang paling berasa memang joknya agak sempit, kurang lebar, jadi untuk badan kayak saya berasa kecil dan berasa *maaf ngangkang gitu deh.

Memang rasanya Nex II ini cocok banget buat yang posturnya kecil dibawah 175cm, dan berat badan yang ringan. Tapi, menurut saya masih cukup nyaman berkat… Nanti dijelaskan di segmen kenyamanan berkendara yakk wkwk..

Performa

Ternyata performanya oke juga abis digeber!

Bicara soal performa, yang satu ini memang jadi faktor paling menentukan di kelas matic entry level di Indonesia. Izinkan saya cerita dari awal menyalakan mesin ya brosist. Awal memutar kunci yang sudah pakai fitur Shutter Key System ini, langsung saya pencet tombol start di Nex II ini. Fitur Suzuki Easy Start System sangat membantu, hanya tinggal colek dikit langsung nyala euy. Walau memang suara saat starter masih ada, belum ada peredaman suara saat start..

Panaskan mesin sebentar hingga mencapai suhu ideal, kamipun dilepas oleh direksi PT. SIS roda dua, dan dikawal oleh temen-temen dari ION (Inazuma Owner Network) di depan dan belakang. Pertama kali yang dirasakan adalah, Suzuki Nex II ini punya performa maksimal di putaran atas, yang artinya di putaran bawah respon gas agak kurang responsif. Namun saat gas dipelintir lebih dalam, tenaga keluar dan naik terus secara perlahan hingga mencapai torsi maksimal…

Hal ini mengingatkan saya pada Suzuki Address, yang punya karakter mesin mirip banget dengan Nex II ini. Ya memang wajar sih, satu basis mesin dan kaki-kaki, seharusnya sih gak jauh beda soal tenaga dan respon gasnya. Kecepatan di dalam kota hanya manteng 30-60km perjam. Walau motor masih mau diajak speeding lebih tinggi lagi, tetap saja kebentur sama macet, jalan padat, dan tentunya arahan dari temen-temen ION supaya ga cabut cabutan hehe..

Bareng om Ikhsan, sesama rider besar nih!

Ada beberapa momen, seperti di jalur luas dan lebar di BSD, saya dan kawan-kawan Blogger dikasih kesempatan untuk jajal performa Nex II di putaran atas. Geber sampe pol, dan ternyata untuk mencapat 80-90 km/jam masih cukup baik performanya nih.Getar mesin masih dalam batas wajar, gak nyiksa. Diatas itu belum bisa dicoba… diatas 90an udah beratt.. :D.

Handling

Handlingnya boleh dibilang ajib banget sob!

Soal handling, inilah yang paling saya soroti selain performa dari Suzuki Nex II. Saya pengen banget tau, seberapa besar perbandingan handling Nex generasi kedua ini dibanding yang pertama, setelah mendapat upgrade besar besaran di sektor suspensi dan kaki-kaki. Seperti yan kita tahu, Suzuki Nex II pakai kaki-kaki total dari Suzuki Address , dengan ukuran ban yang membesar dan tentunya suspensi juga lebih empuk.

Ditekuk nurut ajee

Untuk handling sendiri, menurut saya masih oke banget. Pemakaian dalam kota dengan kondisi padat, masih sangat mumpuni untuk nyelip nyelip diantara truk dan mobil. Tekuk sana, tekuk sini, seakan gak ada beban, asyik aja deh! Shocknya yang empuk juga gak jadi masalah bagi handling Suzuki Nex II. Masih cakep banget walau dihajar ngelibas tikungan yang agak tajam sekalipun!

Kenyamanan

Bicara kenyamanan, ini juga penting. Konsumen jaman sekarang mau harga murah tapi nyaman. Menurut opini pribadi saya setelah 50km memakai Suzuki Nex II di berbagai kondisi, yang paling saya suka adalah redaman shock dari motor ini! Shocknya udah cukup banget untuk matic dengan dimensi seperti Nex II ini. kena jalan gak rata ataupun lubang kecil masih berasa enak untuk dihajar, gak bikin terkoyak terlalu kencang! Gak terlalu keras, tapi juga gak terlalu lembut, Good job Suzuki untuk suspensi dari Nex II ini.. Saya suka karakternya!

Udah nyaman sih… tapi…

Sayangnya, ada kekurangan yang menurut saya seharusnya bisa dimaksimalkan. Seperti ukuran jok yang agak kecil dan sempit untuk yang (maap) bokongnya agak lebar, dan juga busa jok yang agak tipis membuat segi kenyamanan dari Nex II ini sedikit berkurang. Soal ergonomi, dan redaman shock sih, padahal udah oke banget lho!

Soal getaran mesin, ini juga yang bikin nyaman. Getaran mesin gak begitu berasa, terutama di stang dan kaki. Saat mesin di putaran bawah maupun digeber diputaran atas, mesin masih terasa halus dan gak ada gejala getar dan bikin pegel. Feel mesinnya bener-bener mirip address, nyaman halus minimm getaran.

Performa Rem

Nah ini juga masuk ke kategori review. Suzuki Nex II pakai rem depan cakram single piston, dipadukan dengan rem belakang tromol.Pengereman dari motor matic 115cc ini masih cukup baik menurut saya. Beberapa kali dicoba untuk late braking dan tentunya dengan teknik rem (60-40) yang biasa saya praktekkan saat bawa motor matic, Suzuki Nex II bisa berhenti dengan baik dan tanpa kendala. Namun, performa rem ini masih bisa dibilang biasa saja, gak terlalu spesial, sudah cocok dan pas untuk memenuhi kebutuhan mesin 115cc yang dimilikinya. Cukup lah remnya!

Kesimpulan…

Kesimpulannya, Suzuki Nex II adalah matic terbaru yang membawa desain baru dan dimensi baru di kelasnya. Denan tagline Keren Cara Baru, Suzuki mengincar segmen anak muda dan orang yang punya mobilitas tinggi untuk pakai nex yang simple dan ringan. Kelebihannya selain ringan, adalah deknya yang cukup luas, irit, dan juga shocknya mantap redamannya!

Suzuki Nex II, sebenernya oke, cuma bisa dimaksimalin lagi!

Ada juga beberapa kekurangan yang menurut saya seharusnya ada nih brosist. Yakni minusnya Parking Brake Lock dan fitur Side Stand Switch yang tidak ada di Nex II ini. Padahal dua fitur ini menurut saya sangat berguna di segment matic entry level tahun 2018 ini.

Untuk dinaiki rider dengan tinggi badan 180cm keatas, memang akan ngerasa kekecilan motornya, walau soal ergonomi masih berasa cukup nyaman. Hanya saja memang postur saya gak cocok naik matic kecil, gitu aja. Wwkkwk.. ayo Suzuki, sediakan matic yang “gedean”! :D.

Nah, segitu aja dulu ya impresi riding, Review ergonomi, performa, handling serta kenyamananya brosist. Tunggu review lainnya kalo dapet pinjeman harian yaa! Wkwkwkw… IndoRide.com cuss dulu, yang mau beli Nex II, baca dulu yak! Ocreeehhhh…

Semoga berguna!

Jangan lupa follow media sosial IndoRide.com ya brosist…

Instagram : @indoride
Facebook Fanspage : Indoride.com
Facebook : Alki Rahmatullah
Twitter : @alkirahmatullah
Gmail : rahmatullahalki@gmail.com

.<

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*