Akhirnya Pasang Box Mini GIVI E30 Di Yamaha Byson, Menyerah Dengan Kebutuhan!

IndoRide.com – Assalamualaikum brosist, salam geber sampai redline!

Brooo, buat yang mantengin instagram saya di @indoride, pasti tau deh aktivitas keseharian saya bersama si Edward, Yamaha Byson Tahun 2012 kesayangan yang sehari-harinya jadi kendaraan tempur saya. Yap, Edward dengan segala kekurangan dan kelebihannya telah menjadi kaki saya selama kurang lebih 4 tahun ini. Dibeli second di tahun 2015 lalu, motor ini sudah mencetak jutaan cerita bersama saya untuk menapaki aspal ibukota… Byson sebagai motor dengan desain sport naked emang gak punya bagasi, mau ditaro dimana? Bawah jok ada filter udara, depan tangki, sisanya untuk mesin dan rangka. Praktis, sulit buat bawa barang-barang apapun! Kudu diiket atau di bawa di tas, ribet… Apa Harus pasang Box?

Pasang Box Givi E30 di Yamaha Byson, Kalah sama kebutuhan!

Ini senampakan Bocnya! Mayan lah ya, minus di sticker Givi yang ilang! dimana cari gantinya ya?

Sedangkan kebutuhan harian sudah semakin ribet, semakin hari semakin banyak barang yang harus dibawa. Belum lagi musim hujan yang saat ini intensitasnya cukup besar membuat saya harus membawa jas hujan ASV yang beratnya lumayan itu tuh.. (nanti direview juga deh) :D. Ga cma jas hujan, ada juga kanebo, sendal (supaya sepatu kaga basah!), obeng, kunci2 standar dan peralatan lainnya. Wah, ribet kalo semuanya harus saya tenteng di tas.

Akhirnya, menyerah dengan keadaan… Harus pasang box nih! Karena saya sadar, saya belum mampu beli motor dengan bagasi besar seperti Honda PCX atau Yamaha Nmax, akhirnya saya pilih cara irit dan relatif murah yakni pasang kompartemen BOX tambahan di belakang motor! Padahal, awalnya saya kurang suka dengan aliran modifikasi motor dengan box, ternyata saya harus mengakui bahwa kebutuhan dapat mengalahkan keinginan untuk tampil standar. Wkwkwk..

Pake Box GIVI E30, wah jadi manis nihh wkwk

Modifikasi kali ini bisa dibilang bukan untuk gaya-gayaan, bukan juga untuk mengidentifikasikan diri sebagai anak touring seperti stereotip orang-orang yang melihat motor yang memakai box. Yap, bukan! Lebih ke fungsionalitas, dimana saya butuh bawa cukup banyak barang bawaan tanpa harus nenteng-nenteng ditengah aktivitas, yang menurut saya bikin kurang nyaman aja hehe… Males kan bawa bawa jas ujan ke dalem ruangan karena abis riding pas hujan? Nahh, salah satu contohnya itu deh saya miih pake Box.

belakangnya pake bracket box

Sebelumnya, saya gak niat sebenernya pake box, karena sebelumnya cuma iseng beli Bracket box murah merk GP Sport di toko online, untuk menaruh jas hujan saya yang cukup berat itu. Bracket Box juga berguna untuk naruh barang-barang seperti sendal, dll. Cuma… agak bahaya juga, karena posisinya di luar dan mudah diakses dan dicopot kapan saja oleh orang gak bertanggung jawab. Lumayan kan kalo jas hujan digondol, 180ribu melayang, maklum masih misquueeen.. wkwkwkw..

Tadinya memang gak niat pakai box, sampai ada sepupu saya bernama mas Bagus yang juga sebelumnya aktif jadi member di Komunitas Motor Box Indonesia, nawarin saya untuk pakai dulu Boxnya pas saya berkunjung ke rumahnya. Alasannya karena Box Givi E30 miliknya ini tidak terpakai karena ia sudah punya motor matic Vario 125 New yang punya bagasi besar. Selain itu, ia juga sudah berkeluarga dan belum ada waktu untuk touring… Beuh, pas banget deh, mau beli malah dipinjemin, ya pake dulu aja deeeh! Wkwkwk..

Dipasang di Byson, cocok juga!

Cocok kan? Jangan bilang orangnya yg gak cocok!

Box Givi E30 ini sejatinya adalah box tambahan untuk motor-motor kecil seperti matic entry level dan juga motor bebek. Wajar, karena ukurannya yang relatif kecil, hanya 30 Liter. Dimensinya juga kecil nih bro bila dibandingkan dengan box-box lain yang memang untuk motor 150cc ke atas yang rata-rata puya kapasitas 40-50 liter. Tapi ternyata, pas juga nih box kecil dipakai di si Edward yang punya body serba gambot! Kelihatan tetap ramping dan pastinya gak ganggu untuk selap selip karena box ini gak lebar!

Ukurannya terlihat pas, kecil tapi gak kecil, karena saat dibuka baru kelihatan deh bahwa box ini cukup megah kalo diliat dari dalam. Ukuran 30 liter ini sebenarnya sudah lebih besar dari bagasi motor-motor matic yang rata-rata 20-25 liter. Bagian dalamnya diklaim muat diisi 1 helm FULL FACE. Dan saat dicoba memang benar, muat helm MDS Pro Rider saya.

Muat banyak

Saat dites diisi Helm half face, jas hujan, sendal, kanebo, dan jaket, ternyata box yang dilengkapi dengan stoplamp ini juga bisa melahapnya! Wuiih, cukup memuaskan juga nih box kecil berukuran 30 liter ini.. Walau saya belum berani isi full load saat dibawa jalan sih, karena Max Load dari GIVI E30 ini adalah 3kg saja. Kalo di parkiran sih oke lah dijajal penuh! Wkwkwk..

Lumayan lah ya bro, sambil nabung utuk beli motor yang ada bagasi besarnya, atau nabung lagi beli box yang lebih besar sedikit seperti SHAD SH42 atau Kappa K39! Wkwk.. Yang jelas untuk membawa kebutuhan harian bahkan sampai tas dan peralatan lainnya sih masih bisa masuk nih di box GIVI E30! Lumayan banget..

Handling motor gimana?

Untuk handling dan tenaga si Edward yang saya rasakan gak ada perubahan berarti. Handling masih tetap ringan dan tenaga masih tetap gak berubah seperti sebelumnya, lemot. wkwkwk.. Berat motor juga gak terlalu berasa naik signifikan sih, masih persis seperti sebelumnya. Mungkin karena saya gak pernah isi penuh nih boxnya, dan box ini juga ringkas serta ringan banget jadi gak terlalu pengaruh sama berat motor saat dibawa. Lumayan laaah, ga terlalu berat tapi bisa bawa barang-barang penting! Judulnya mah bener, kalah sama kebutuhan ini! Tapi, ternyata enak juga pake box ya. Hehee..

Impresi lainnya nanti saya share lagi ya!

Semoga berguna!

Jangan lupa follow media sosial saya lainnya untuk bersilaturahmi..

Instagram : @indoride
Facebook Fanspage : Indoride.com
Facebook : Alki Rahmatullah
Twitter : @alkirahmatullah
Gmail : rahmatullahalki@gmail.com

 

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*