Review Yamaha Lexi S 125 VVA Part 2 ; Ergonomi dan Kenyamanan Bersahabat! Masih Bisa Lincah!

Rileks kan?

IndoRide.com – Assalamualaikum brosist, salam geber sampai redline!

Brosist, selesai sudah 7×24 jam saya bersama Yamaha Lexi S 125 VVA yang sejak seminggu lalu menjadi daily bike untuk direview. Seminggu rasanya memang belum cukup untuk mengeksplor semua tentang si Sexy Lexi, julukan dari maxi Yamaha dengan kubikasi terkecil ini. Namun, saya rasa sudah bisa ditarik kesimpulan secara umum dari pemakaian harian sejauh kurang lebih 400km bersama ini. Nah, selagi saya siapkan Review Yamaha Lexi S 125 VVA ini secara lengkap, saya mau share sedikit mengenai pengalaman saya soal Ergonomi dan kenyamanan dari motor 125cc Yamaha ini. Cekidot!

Yamaha Lexi S 125 memang guambot! Enyakkk

Sebelumnya, cek dulu bahasan Lexi S 125 yang udah saya post lebih dulu!

Ergonomi nyaman, dek luas!

Yap brosist, sejak awal diciptakan oleh Yamaha Indonesia, kelas Maxi Yamaha ini dibuat untuk brosist para pecinta kenyamanan, simplisitas, dan juga power besar di kelasnya. Terbukti sejak Yamaha Nmax 155 muncul 2015 silam, menarik perhatian dengan posisi duduk nyaman, ergonomi mantap, dan juga power besar berkat mesin 155cc 4 Valve VVA (Variable Valve Actuation) yang bertenaga!

Yamaha mencoba peruntungannya lagi di kelas 125cc, dengan menghadirkan Baby Nmax, Yamaha Lexi dan Yamaha Lexi S 125 awal 2018 lalu. Hal ini sukses menyita perhatian publik, seperti layaknya Nmax yang dibuat lebih kecil, namun tetap nyaman dan bahkan fiturnya menyamai/melebihi kakaknya tersebut! Apa benar? Bagaimana soal Ergonomi, power, serta kelincahannya di dalam kota? Kali ini akan saya bahas tentang poin-poin tersebut secara detail.

1. Ergonomi, satu poin yang bikin jatuh cinta dari motor ini! 

Ergonominya emang nikmat nih jujur, setidaknya untuk tinggi 180cm!

Ergonomi memang jadi hal paling penting di kelas skutik. Skuter matic yang saat ini diciptakan untuk kesan simple dan nyaman, tentulah harus punya ergonomi atau posisi riding yang nyaman. Apalagi untuk kegiatan komuter yang sering wara-wiri di dalam kota, atau nyerempet keluar kota dikit, posisi duduk haruslah nyaman. Bagaimana testimoni saya tentang ergonomi maxi Yamaha terkecil ini?

Rileks kan?

Nyaman dan anti mentok dengkul! Yap, keunggulan dari Yamaha Lexi S 125 ini adalah punya jarak dek yang luas dan lebar! Bahkan, untuk saya yang TB nya 180cm lebih, dengkul masih aman sentosa dan tidak ada gejala mentok yang bikin gak nyaman saat riding. Ditambah dengan adanya pijakan kaki yang sedikit ke atas membuat kaki bisa agak selonjoran walau posisinya harus keluar sedikit. Mantap nih! Bahkan, saking luasnya dek, Yamaha juga pede dengan mendemonstrasikan Lexi saat membawa galon! Udah saya review juga dibawah ini :

Harus diakui, dimensinya memang masif dikelasnya

Ngomongin Ergonomi gak lepas dari dimensi motor. Dimensi Yamaha Lexi 125 memang besar, lebih besar dari motor 125cc kebanyakan. Hal ini mungkin yang menyebabkan ergonomi sang Maxi Yamaha jadi nyaman untuk rider berbadan besar. Selain itu, posisi tangan juga gak nekuk berlebihan karena posisi stang motor tinggi serta lebar. Posisi stang ini mengingatkan saya dengan Yamaha Nmax yang stangnya juga nyaman untuk postur big size seperti saya. Dibawa riding jauhpun, tangan gak merasa kebas atau kesemutan, bener-bener dimanjakan deh! Soal riding position dari motor ini adalah favorit saya!

Pastinya setiap orang akan beda reviewnya ya bro. Untuk saya pribadi, dengan tinggi jok 785mm masih sangat mumpuni. Tapi banyak yang bilang dinaiki rider 165cm kebawah akan jinjit balet… Walaupun jinjit, rasanya masih sangat bisa dikendalikan dengan bobot ringan yang hanya 113 kg saja…

2. Kenyamanan 

Kemarin dibawa boncengan, menurut boncenger juga asyik nih motor!

Bicara soal kenyamanan, seperti yang saya bilang sebelumnya adalah poin penting dibuatnya Maxi Yamaha. Setelah posisi riding OK dan terasa nyaman, tentu harus ditest untuk kenyamanan saat dibawa jalan, baik dalam kota maupun jalan agak jauh! Yang saya rasakan selama beberapa hari ini, lewat berbagai rintangan dan kondisi jalan, Kenyamanan Yamaha Lexi S 125 ini sudah cukup memenuhi ekspektasi saya.

Jok lebar dan tebal dengan jahitan asli, bikin makin nyaman

Dengan fitur Subtank Suspension serta Jok lebar plus tebal yang dilengkapi jahitan asli, menambah kenyamanan saat berada di atas Maxi Yamaha dengan kubikasi terkecil ini. Suspensi bertugas dengan baik meredam goncangan saat di jalan bumpy atau bergelombang. Namun tetap saja tidak bisa dibandingkan dengan Nmax yang punya dua shock ya bro, redamannya tentu beda… Soal karakter suspensinya, Yamaha Lexi S 125 VVA ini lebih ke intermediate, gak terlalu keras tapi juga gak terlalu soft. Tapi lebih ke firm alias agak kaku. Hal ini masih bisa ditolerir karena berimbas kepada handling yang jadi nikmat banget buat nikung!

Suspensi udah cukup, tapi masih agak kaku sih menurut saya

Terbukti saat ditest ke puncak kemarin, dengan berboncengan, masih terasa nyaman bagi saya dan juga boncenger. Redaman suspensi pun menjadi lebih baik saat dinaiki berdua dengan total bobot lebih dari 160kg.

Dinaiki rider Besar, bukan berarti gak bisa lincah!

Macet macetan masih OK!

Yamaha Lexi S 125 VVA ini sudah saya pakai selama seminggu, juga saya test untuk macet-macetan ria di Jakarta. Hasilnya, Yamaha Lexi S 125 masih bisa diajak memenuhi kebutuhan stop n go saya selama kena macet. Mesin 125cc dengan teknologi VVAnya tentu ngisi dari putaran bawah hingga atas! Di atas 6000rpm, akan ada bantuan total dari Variable Valve Actuation yang bikin tarikan ngisi terus..

VVA mantap rasanya di jalan yang menikung dan tinggi!

Lebih lincah lagi dengan bantuan fitur Start Stop System yang ada di motor ini, yang bikin lebih nyaman juga untuk dibawa di kemacetan, . Tentunya akan bikin irit karena mesin gak selalu nyala. Ada jeda selama 0 detik dan 5 detik saat kita aktifkan mode Start Stop System yang ditandai dengan tombol berhuruf A di handle kanan. Sedep!

Nah, sejauh memakai Lexi 125 selama seminggu, saya gak menemukan kekurangan yang berarti di sektor Ergonomi. Dari segi ini bener-bener bisa memuaskan saya dengan TB 180 dan BB 100+ masih berasa nyaman dan aman ke pinggang dan tangan. Namun memang soal kenyamanan suspensi masih masuk ke kategori biasa saja, mungkin karena biasa pake Byson yang shocknya empul-empulan :D. Namun masih bisa ditolerir, masih tetap nyamannn saat melewati lubang kecil ataupun bumpy road!

Boncenger juga nyaman, sampe minta foto 😀

Okeh brosist segiini dulu review tentang Ergonomi dan Kenyamanan dari motor ini. Untuk full review selanjutnya akan saya bahas mengenai Desain, Fitur, performa, dan juga kelebihan serta kekurangan Lexi S 125 secara keseluruhan! Ditunggu aja yaa!

Semoga berguna!

Jangan lupa follow media sosial IndoRide.com ya brosist…

Instagram : @indoride
Facebook Fanspage : Indoride.com
Facebook : Alki Rahmatullah
Twitter : @alkirahmatullah
Gmail : rahmatullahalki@gmail.com

.<

 

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*