Review Pemakaian Oli ‘Sesat’ Meditran SX Setelah 3500KM,Lumayan Performanya..

IndoRide.com – Assalamualaikum brosist,salam geber sampai redline!

Meditran SX on Yamaha Byson

Meditran SX on Yamaha Byson

Yo brosist,hari ini gak bahas komparasi produk atau berita mainstream lainnya. Yap,beberapa hari ini saya di’gampar’ oleh beberapa orang yang gak terima motornya dikomparasi sama motor lain. Padahal hanya komparasi desain aja,wakakak.. Anggap saja angin lalu. #curhat dikit.. Kali ini,saya pengen bahas mengenai pemakaian Oli ‘Sesat’ Pertamina Meditran SX di Yamaha Byson saya!

Sebelumnya pakai Meditran SX

Sebelumnya pakai Fastron Ungu

Sebelumnya,saya memakai oli Pertamina Fastron Ungu Di Yamaha Byson saya,yang hanya saya pertahankan didalam ‘jantung’ sang Kebo kurang lebih 1800km. Bukan karena oli tersebut sudah gak kuat,melainkan sayanya yang gak sabar pengen nuangin oli baru… XD. Yap,bagi brosist yang ngikutin perjalanan blog saya (cieee.. :lol:),pasti tau waktu itu ada diskon Oli Sesat di Giant yang menjadikan saya memboyong 3 buah oli ‘Sesat’ Meditran SX nih brosist. Baca : Review : Cekokin Oli “Sesat” Fastron Techno Ungu Ke Yamaha Byson,Bagaimana Impresinya?

Borooong borong

Borooong borong

Baca juga tentang oli ‘Sesat’ yang laennya…

IMG_20150418_063657

Dibanderol seharga 18 ribu rupiah saja,tentu sangat woooorthed untuk seliter oli yang lumayan bagus ini. Langsung boyong 3 nih. Sebelumnya,saya juga sudah punya kenangan manis bersama oli Meditran SX,yang memang membawa sesuatu yang baru di motor kesayangan,Evita,Revo 100 tahun 2008. Nih bisa dibaca dibawah ini..

Evita sudah meminum Meditran SX ini sejak bulan April 2015 lalu brosist. Artikelnya bisa dibaca di sini : Akhirnya Mengaplikasikan Oli “Sesat” Ke Honda Revo 100,Bagaimana Impresi Awalnya? . Untuk Review pemakaiannya,bisa dilihat di artikel yang ini : Review Pemakaian Oli Sesat Setelah 500 Kilometer di Honda Revo 100,Bagaimana Impresinya? . Overall,saya puas dengan performa oli tipe Heavy Duty Engine OIl (HDEO) ini brosist.. That’s why,saya coba pakai lagi di Yamaha Byson…

Singkat cerita,bulan Desember awal lalu,saya menguras darasang Kebo yang sebelumnya diisi Fastron Ungu,diganti dengan Meditran SX. Saat itu,odometer menunjukkan angka sekitar 26500an km. Sempat saya foto sih,namun hilang karena memory ke format.Damn.. Pokoknya segitu deh saya ingatnya. Nah,saat ini sudah masuk bulan Maret,dan saya drain kembali di km 29.974.. Jadi kalau dihitung sekitar 3400km an ya brosist,bulatkan saja jadi 3500 deh! Wwkwk.

Bagaimana reviewnya setelah +-3500km bersama oli ‘sesat’ ini?

wp-1456832086192.jpeg

Selama 3500km bersama oli ‘Sesat’ yang gosipnya bikin slip kopling di motor manual ini,saya merasakan hal yang dulu pernah dirasakan saat bersama Evita. Yap,lumayan mantap lah dibanding sebelumnya saat masih baru dibawa dari pemilik sebelumnya.. Walau gak semantap saat memakai fastron Ungu,si PCMO itu ya brosist.. :D.

Oper gigi halus,lancar,tarikan lumayan oke lah walau gak se oke tarikan Ninja RR (yaiyalah). Topspeednya? Jarang banget bisa dapat diatas 70 di kota Depok yang serba macet ini brosist. Waktu ditest di jalan nun kosong melompong sih,masih bisa dapat 105kpj di gigi 4 dalam kondisi standart. Yah,gak terlalu mikirin topspeed sih,motor buat di kota aja :D.

Topspeed cuma segini... *masih gigi 4

Topspeed cuma segini…
*masih gigi 4

Intinya sih,mesin cenderung lebih dingin dan gak ada gejala-gejala ‘kepanasan’ berlebihan brosist,walau dipakai macet-macetan ekstrim pun.. Namun saat sudah mulai masuk km 3000,nih oli mulai masuk ke fase pembusukan sepertinya. Langsung berasa ceklak-ceklak saat mengganti transmisi.

Akhirnya,saya turunkan sang Meditran SX diskonan tersebut di km 3400an. Ajaibnya,masih tersisa sekitar 800ml++ oli di dalam mesin,yang artinya penguapan yang terjadi sedikit saja nih brosist. Sayang,lagi-lagi gak sempat difoto,tangan belepotan oli tadi habis bersihin kabel kopling.. So,anggap saja hoax ya.. XD.

Yang penting gaspooolll

Yang penting gaspooolll

Last… Kontroversi tentang oli ‘Sesat’ ini memang gak ada habisnya di dunia maya diperdebatkan. Namun alangkah baiknya bila kita tetap bersikap bijak dalam menyikapinya. Toh,semua orang punya pilihan sendiri-sendiri kan di hidupnya masing-masing? Hehehe.. Yang mau pakai silahkan,yang enggak juga gapapa..

Banyak oli motor yang juga bisa Long Drain alias lama masa pakainya di dalam mesin,namun rata-rata harganya bikin kantong seketika kempes sob.. Miriis XD. Untuk oli motormu,apa yang kamu pilih? Motorcycle Oil (MCO) atau HDEO&PCMO (Oli ‘Sesat’)? Silahkan dipilih,everyone has their own stories.. :mrgreen:.

Semoga berguna ya brosist!

Thanks for reading and sharing,please leave your comment below here,and see you on the next article.

Wassalamualaikum.

Written by Alki Rahmatullah

Follow me on..

Facebook Fanspage : Indoride.com
Facebook : Alki Rahmatullah
Twitter : @alkirahmatullah
Gmail : rahmatullahalki@gmail.com

Advertisements

About IndoRide.com

Seorang pemuda yang mencintai dan punya passion di dunia Roda 2. Senang menulis dan sharing apa yang saya tahu dan saya alami. This is my ordinary blog, selamat berkunjung di IndoRide.com.
This entry was posted in Oli Diesel Di Motor, Review, Yamaha and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

17 Responses to Review Pemakaian Oli ‘Sesat’ Meditran SX Setelah 3500KM,Lumayan Performanya..

  1. RichardGN says:

    Om alki lahir sampe kerja di depok ?

    Like

  2. Sigit says:

    ane baru mau turun kasta nih, dr pft ijo ke med sx.. 😀

    Like

  3. Pingback: Review BBM Total Performance 92 Untuk Pemakaian Sehari-hari,Lumayan Juga Nih! | Indoride.com

  4. Pingback: Review Ban IRC ‘Road Winner’ RX-01,Yang Satu Ini Gripnya Asik Banget! | Indoride.com

  5. Pingback: Sesat Tak Berkesudahan,Pakai Pledge Pengkilap Mebel Untuk Body Motor ; Bisa Buat Ngaca Bray!! | Indoride.com

  6. Pingback: Kopdar Bareng Komunitas “Oli Sesat” LDIC di MotoFest IMOS 2016,Gokil! | Indoride.com

  7. Pingback: Review ; Cekokin Oli “Sesat” Pertamina Fastron Techno Hijau Ke Yamaha Byson,Performance Oriented! | Indoride.com

  8. joker99 says:

    Setuju kalo mesin lebih halus, lebih adem, tapi coba deh bawa beban berat, boncengan ber 5 misalkan, yg total beban nya lebih dari 250kg, dan rasakan betapa selip nya itu kopling! tested on my Pulsar 220

    Like

    • IndoRide.com says:

      Nah,yang salah siapa nih hehe.. Motor dibonceng ber5 mah ga wajar om hahah.. Saya boncengan sama bapak saya total berat 220an kg ga ada masalah kok pake honda revo

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s